3 Cara Bercocok Tanam Paling Oke Buat Milenial

Spirit of Millennials

Sektor pertanian saat ini membutuhkan generasi muda yang dianggap lebih mumpuni guna mewujudkan kedaulatan pangan tanah air. Apalagi metode bercocok tanam ini sangat cocok bagi milenial, dan membuka kesempatan menjadi seorang petani modern dengan pendapatan yang fantastis.

1.Hidroponik
Sistem hidroponik ini ngga perlu lahan besar, menggunakan tanah, dan tanpa pestisida kimia sebagai media utamanya. Hanya dengan memanfaatkan pipa paralon yang ditata sedemikian rupa, arang sekam, spons, ataupun expanded clay, tanaman dapat tumbuh dengan baik. Namun, perlu dipastikan adanya aliran air dan nutrisi ke tanaman karena dua komponen ini menjadi kunci dalam pertanian sistem hidroponik. Cara ini juga cocok untuk urban farming.

2.Aeroponik
Jauh lebih menghemat air karena menggunakan sistem semprot untuk efek embun buatan agar suhu tetap dingin dan lembab. Keunikan aeroponik adalah menggunakan lampu LED merah dan biru. Ternyata, spektrum warna yang dihasilkan oleh lampu dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Sedangkan warna lampu biru untuk merangsang pertumbuhan generatif atau proses pembungaan.

3.Hidroponik memutar
Sama dengan hidroponik, bedanya wadah tanamnya dibuat bulat berputar dengan mesin penggerak khusus. Terdapat lampu LED pada bagian porosnya yang menghasilkan spektrum warna putih untuk merangsang pertumbuhan tanaman. Di bagian bawahnya terdapat bak air yang akan dilintasi oleh hidroponik yang memutar.

 

Selain menyalurkan hobi, menanam hidroponik dan aeroponik juga dapat menjadi sumber penghasilan, sekaligus memenuhi kebutuhan akan sayur-mayur yang bergizi, dan rumah juga akan tambah asri penuh dengan dedaunan hijau. Gimana? Tertarik ngga jadi petani?