ASDP-ITDC & HK Garap Kawasan Wisata Kelas Dunia di Lampung

Spirit of Millennials

Bicara soal tempat wisata di Indonesia memang nggak bakal ada habisnya. Nggak cuma ada yang baru, yang sudah ada dari dulu pun sering kali diperbarui tampilan, fungsi, dan fasilitasnya. Nah, kali ini giliran Lampung yang diproyeksikan menjadi kawasan wisata kelas dunia. Wow, kira-kira langkah awal seperti apa yang bakal ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut? 

Berkolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pengembangan Wisata Indonesia (Persero), ITDC, dan Pemerintah Provinsi Lampung. PT Hutama Karya (Persero) atau HK akan menggarap mega proyek di ujung selatan Pulau Sumatra. Lebih tepatnya mengembangkan kawasan terintegrasi pariwisata Bakauheni di Lampung Selatan.

Proyeknya nggak main-main, yakni Bakauheni Harbour City. Visinya adalah membangun dan memperbarui pelabuhan Bakauheni agar tak lagi hanya menjadi tempat berlabuhnya kapal dan “pintu gerbang” bagi para wisatawan, tapi juga menjadi sebuah destinasi menarik yang berada di tepi laut. Cita-citanya sih pelabuhan yang dikenal sebagai penghubung Pulau Sumatra dan Jawa ini bakal disulap menjadi “Resort World Sentosa” ala Singapura. 

Dilansir dari laman detikfinance (20/10),  Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo berpendapat bahwa lahan di sekitar pelabuhan Bakauheni cukup luas, yaitu 91 hektar. Tak ketinggalan Pemprov Lampung punya 14,8 hektar dan ASDP punya 69 hektar. Jika semua lahan ini dapat dikembangkan dan dikelola dengan baik melalui sinergi yang kuat antara BUMN dan Pemprov, mimpi Indonesia untuk memiliki kawasan wisata terintegrasi kelas dunia tentu dapat segera terwujud.

Bakauheni Harbour City rencananya juga bakal dikonsep dengan sejumlah edutainment, jalur transportasi yang memadai, dan akomodasi dengan pengemasan berstandar internasional. Bintang berharap hal ini dapat memberikan dampak luar biasa baik bagi semua pihak, tak terkecuali masyarakat. 

HK punya jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar. Melaluinya, HK bisa mendapatkan traffic dari banyaknya wisatawan yang masuk ke Indonesia, namun sekaligus memberikan mereka jalur transportasi yang nyaman yang mengarah langsung menuju Bakauheni Harbour City.

Selain menjadi pelaksana/kontraktor dalam pekerjaan proyek ini, HK juga menjadi pengembang kawasannya. Distrik tersebut direncanakan akan terdiri dari properti dalam bentuk penginapan pinggir laut dan tempat pameran, tempat atraksi seperti science center, area glamping, dan theme park, serta perumahan dan fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit.

Namun di sisi lain, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pun berharap pembangunan kawasan terintegrasi pariwisata di Lampung Selatan ini dapat pula menjadikan Bakauheni sebagai destinasi alternatif bagi wisatawan lokal, terutama wisatawan dari ibu kota yang sering kali hanya memilih Bandung sebagai destinasi luar kota untuk menghabiskan liburan panjang atau akhir pekan.

Duh, jadi nggak sabar ya!