Gua Apik yang Tersembunyi di Jantung Kepulauan Sumba

Spirit of Millennials

Nama Waikelo Sawah mungkin belum umum di telinga kita. Tapi jangan salah, kalau kamu tahu atau bahkan pernah ke Koh Phi Phi di Thailand, yang satu ini ngga kalah cantiknya, lho!

Disamping air terjunnya yang bening, bersih dan sejuk, gua dan lingkungan sekitarnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Gua tersebut mempunyai stalaktit-stalagmit yang indah. Di mulut gua misalnya, menampilkan rupa seperti gigi atau taring. Sehingga banyak pengunjung terkesima dan terkesan serta menyebutnya mirip seperti gigi raksasa. Raksasa yang sedang menyemburkan air dari mulutnya.

Di mulut gua bagian dalamnya, ketika berdiri di atas bibir gua, akan tampak sebuah kolam alam cukup luas dengan airnya yang berwarna biru kehijauan tapi bening dan bersih tanpa sampah. Airnya terlihat tenang tapi bukan berarti bebas berenang di area ini, karena menurut Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumba Barat Daya, debit airnya bisa mencapai 1000 liter per detik dan bisa membahayakan keselamatan.

Tempat ini memang sebetulnya bukan tempat wisata, melainkan irigasi dan pembangkit listrik yang dibangun tahun 1976. Nah, kamu bisa menginap di Sumba Hospitality Foundation, yayasan yang menampung dan membina keterampilan muda – mudi Sumba, di Desa Tambaloka. Atau menginap di Oro Beach Houses dengan harga sewa yang lumayan terjangkau. Dari kedua tempat tersebut, kamu cuma butuh waktu tempuh satu jam untuk menapakkan kaki di Gua Waikelo Sawah.

Lebih seru lagi kalau ke sana pada bulan Februari, Maret atau November, karena bisa ikut menyaksikan berbagai upacara adat lokal yang keren banget. Selain berpetualang, kamu juga bisa memviralkan Waikelo Sawah dan membuktikan bahwa Indonesia keindahan alamnya memang ngga ada matinya!