Hal-Hal Yang Nggak Boleh Dilakuin Pas Dinner Sama Bos

Hal-Hal Yang Nggak Boleh Dilakuin Pas Dinner Sama Bos

Spirit of Millennials

Biasanya ada alasan kuat, kenapa kamu harus makan malem bareng bos. Entah diajak atau mengajak bos buat dinner, yang pasti selalu lakukan persiapan matang agar bebas penilaian negatif selama makan malam berlangsung dan setelahnya. Untuk itu, beberapa hal perlu kamu perhatikan untuk persiapannya supaya tidak salah menempatkan diri. Di antaranya adalah:

 

Jangan Sampai Saltum
Undangan makan malam tentu akan disertai dengan informasi lokasinya. Sebelum pergi, googling dulu jenis tempat makannya, apakah restoran fine dining, kafe, atau bar. Tujuannya biar kamu dapat menyesuaikan busana, penampilan, dan tentunya budget. Jangan sampai saltum alias salah kostum, karena pergi ke resto fine dining cuma kaosan atau pergi ke cafe menggunakan jas. 

 

Jangan Sampai Telat
Mending datang kecepetan deh daripada si bos mulai neror kamu dengan pertanyaan “sudah sampai mana?”. Hikmahnya, kamu dapat menguasai atmosfer tempatnya terlebih dulu sekaligus menghormati atasanmu. Jika atasanmu yang mengundang makan, hargailah undangan tersebut dengan datang tepat waktu. Namun jika kamu yang mengundang, maka wajib hukumnya hadir lebih dulu untuk menyambut atasanmu. Segala halangan dan kendala untuk makan malam tepat waktu tentu saja bisa terjadi. Pastikan saja terjalin komunikasi yang baik dan saling memberi kabar.

 

Jangan Salah Gestur
Ubah sikap yang mengganggu pandangan mata lawan bicara, misalnya duduk sambil memangku satu kaki, melipat tangan di dada, atau pandangan membuang saat atasan bicara. Seorang atasan punya pengalaman panjang dalam berbagai interaksi, maka buat dirimu sopan dan lazim dalam bersikap saat makan dan berinteraksi dengan atasan.

 

Jangan Abaikan Table Manner
Meski menyantap fast food sekalipun, perilaku makan bersama ala table manner harus kamu kuasai. Tak perlu ragu untuk mempelajari tata cara menggunakan alat makan dan berbagai perlengkapannya terlebih dahulu lewat browsing atau semudah tanya orang terdekat. Paling penting, hindari mengunyah dengan mulut terbuka dan bersuara, alat makan berdenting keras, atau minum dengan suara menggelegak.

 

Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih
Ini berlaku antara kamu sebagai yang diundang atau kamu sebagai pengundang. Ucapan terima kasih sudah menjadi kelaziman, entah ditujukan untuk traktirannya atau bahkan waktu dan kesempatannya. Kesan menghargai ini meski terkesan basa-basi tapi punya pengaruh besar dalam bertata krama. 

 

Semoga sukses ya pertemuannya!