Hal yang Perlu Dilakuin Sebelum Kamu Resign

Spirit of Millennials

Apapun alasannya, di usia muda selalu ada saat untuk ninggalin pekerjaan kita sebelum akhirnya memutuskan buat settle down. Kalau kamu kepikiran buat resign, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatiin sebelum akhirnya nyerahin surat keramat ke bos.

Yang pertama, siap-siap untuk cabut kapan aja walaupun ada kebijakan one month notice. Kadang ada perusahaan yang cuma wajibin notice sepihak dari karyawan dan bisa mutusin hubungan kapan aja. Bisa jadi kamu diminta langsung berhenti saat itu juga dan kamu mesti siap.

Kedua, tulis surat keramat alias surat resign yang menyentuh. Walau kamu kesal dengan bos atau perusahaan, jangan bawa nada negatif di suratmu. Justru kamu mesti berhubungan baik dengan mantan bos atau perusahaan supaya bisa dapat referensi bagus. Selain itu, kalau kamu sudah jelasin alasan lewat surat, ada kemungkinan kamu ngga perlu jelasin apa-apa lagi saat kamu tatap muka.

Selanjutnya, jangan lupa tanya hak-hak kamu ke bagian personalia. Kamu mungkin ngga ingat benefit apa saja yang jadi hakmu setelah resign, atau sisa-sisa hak yang belum terbayarkan. Cek dan ricek.

Terakhir, rencanain juga langkahmu di masa depan setelah resign. Lebih baik kamu resign setelah punya kerjaan baru, tapi kalau pun belum, pastikan kamu ngga terlalu lama menganggur. Buat deadline untuk diri sendiri kapan harus kerja lagi.

Kalau masih bingung soal pekerjaan masa depan, Maret sampai April ini bakal ada 11 ribu lowongan kerja di seluruh BUMN dalam rangka memperingati HUT ke-21 Kementerian BUMN yang jatuh pada 13 April.

Nah, kalau sudah siap semuanya, tinggal rangkai kata-kata di surat keramat dan berharap yang terbaik buat masa depan. Jangan lupa pamit juga sama teman-teman kantor ya, guys!