Impian Milenial Punya Rumah jadi Kenyataan

Spirit of Millennials

Besarnya biaya hidup yang tidak seimbang dengan pendapatan, membuat milenial merasa membeli rumah adalah hal yang sulit. Hal ini ditambah dengan stereotip buruknya pengelolaan keuangan milenial di era budaya konsumerisme saat ini. Tapi kalian jangan berkecil hati dulu, banyak jalan menuju Roma. Apa saja yang bisa dilakukan oleh milenial untuk mewujudkan impian punya rumah?

Menabung adalah hal utama yang harus dilakukan. Kuncinya adalah pada konsistensi. Meski nominal uang yang disisihkan kecil, namun jika dilakukan dengan rutin, kalian akan mencapai target yang telah ditentukan. Dimulai dengan berkomitmen menyisihkan penghasilan di awal bulan. Jangan ditunda dan jangan mudah tergoda untuk memakai dana tersebut untuk kebutuhan yang tidak mendesak seperti belanja atau liburan.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) juga menjadi salah satu opsi untuk memiliki rumah secara kredit. Dengan umur yang masih muda, milenial memiliki keuntungan untuk memilih masa tenor pinjaman yang maksimal dan membuat cicilannya juga semakin kecil yang harus dibayarkan.

Sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikenal dan menjadi yang terdepan dalam penyediaan KPR, Bank Tabungan Negara (BTN) meluncurkan KPR yang khusus dipersiapkan untuk milenial.

Fitur KPR milenial dari BTN ini di antaranya peniadaan plafon atas dan bawah, DP ringan 5 persen serta bunga ringan 8,25 persen fix selama 2 tahun. Biaya proses pengajuannya pun lebih terjangkau karena ada diskon provisi 50 persen dan bebas biaya administrasi dengan jangka waktu kredit sampai 30 tahun. Selain itu pengajuan aplikasinya pun bisa dilakukan secara online agar lebih cepat dan praktis. Terlepas dari kemudahan yang diberikan oleh BTN ini, kalian jangan pernah merasa pesimis untuk mengejar impian memiliki hunian idaman di masa depan. Semangat!