Ingin Punya Usaha Wisata? Kembangkan Desamu!

Spirit of Millennials

Bukan cuma pengusaha besar yang bisa bikin usaha wisata, tapi juga yang ngga punya kantong tebal tapi punya tekad kuat. Apalagi daerah-daerah sekarang punya infrastruktur yang bisa jadi modal wisata nantinya.

Pasar Papringan, Watu Gede, Jetak, Bandongan, Magelang, Jawa Tengah contohnya. Lahan tidur yang sempat jadi tempat pembuangan sampah warga, sekarang jadi pasar kuliner bernuansa hutan bambu. Tempat ini jadi destinasi menarik wisatawan yang kangen suasana lawas.

Desa kamu juga bisa maju, asalkan kamu bisa melihat peluang dan kreatif menciptakan objek wisata. Kalau sudah tahu apa ciri khas daerahmu, tinggal kamu poles sampai jadi nilai jual sendiri.

Ini langkah-langkah strategis yang bisa kamu ikuti untuk mengembangkan daerahmu jadi desa wisata.

1. Identifikasi potensi desa yang bisa dijadikan komoditas. Kalau sudah ketemu, lakukan rembug desa bersama seluruh komponen desa dari semua kalangan.

2. Identifikasi bareng-bareng permasalahan yang bakal jadi penghambat bagi pengembangan potensi wisata desa, mulai yang bersifat fisik, non fisik atau sosial, internal dan eksternal.

3. Bikin komitmen kuat semua komponen desa untuk sepaham. Karena komitmen ini yang jadi dukungan terkuat buat pembentukan dan keberlangsungan desa wisata.

4. Identifikasi dampak positif dan negatif kegiatan wisata sesuai kekhasan masing-masing desa, terutama perubahan di bidang sosial kultural.

5. Kalau komitmen sesama komponen desa sudah terjalin, bikin proposal kerjasama bareng investor atau pemerintah daerah, termasuk anggaran pembangunan desa wisata dengan seluruh sumber daya ekonomi desa.

6. Sponsori gerakan sadar wisata, studi banding, dan siapkan sumber daya manusia.

Yuk, eksplorasi potensi desa kita dan kembangkan dengan bijak menjadi komoditas yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan masyarakatnya.