Ini Cara-cara Kreatif Ngembangin Desamu

Spirit of Millennials

Siapa bilang perputaran uang cuma ada di kota-kota besar? Industri dan jasa di kota besar itu hilir, dan hulunya justru ada daerah-daerah produsen. Ini contoh cara-cara mengembangkan desa yang tadinya minus pendapatan jadi surplus.

  1. Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah
    Mengembangkan wisata bawah air Instagramable Umbul Ponggok. Pendapatan per tahun Rp10,3 miliar.
  2. Desa Tirtonirmolo, Bantul, DIY
    Mengembangkan Koperasi Simpan Pinjam dengan bunga ringan untuk perorangan dan tanpa bunga untuk umum. Pendapatan per tahun Rp8,7 miliar.
  3. Desa Tajun, Buleleng, Bali
    Mengembangkan wisata desa dengan pemandangan alam ciamik, dibalut tradisi dan budaya setempat. Pendapatan per tahun Rp5,18 miliar.
  4. Desa Kampar, Rokan Hulu, Riau
    Mengatasi permodalan dan penjualan hasil panen, mensinergikan koperasi simpan pinjam. Pendapatan per tahun Rp3 miliar.
  5. Desa Bleberan, Gunungkidul, DIY
    Mengelola wisata alam, pemanfaatan sumber mata air, dan simpan pinjam, pendapatan per tahun Rp2 miliar.

Pengembangan desa kreatif itu ngga lepas dari peran masyarakat dan dukungan dana desa yang disalurkan via BUMDes. Kalau kamu cinta desamu, ayo pikirin secara kreatif cara-cara untuk munculin potensinya. Berani?