Inspirasi Berbagi Kebaikan Lewat Media Sosial

Spirit of Millennials

Buat sebagian orang, media sosial tuh sekarang udah jadi candu. Hampir tiap hari bahkan tiap jam, banyak orang rela ngabisin waktu luangnya untuk cek media sosialnya kayak Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Snapchat, dan lainnya.

Memang sih peran media sosial ngga bisa lepas dari hal positif dan negatif. Tapi bersyukur beberapa tahun terakhir ini di Indonesia, tren berbagi kebaikan untuk misi kemanusiaan lewat media sosial lagi gencar banget, ngga kalah rame dengan isu politik atau buzzer yang berorientasi bisnis. Salah satu contoh pemanfaatan media sosial untuk hal positif adalah melakukan penggalangan dana untuk bencana alam, orang sakit, dan lain sebagainya dengan cara yang gampang banget.

Kamu masih inget ngga, pernah ada postingan di Facebook yang menceritakan tentang seorang kakek penjual nasi uduk di Rawamangun sampai ketiduran karena warungnya sepi ngga ada pembeli yang datang? Ngga butuh waktu lama, cerita tersebut langsung viral dan membuat orang saat itu banyak mengunjungi warung nasi uduk si kakek. Kisah ini adalah salah satu contoh sukses bagaimana kekuatan media sosial menjadi medium yang tepat untuk berbagi kebaikan.

Ada pula Blood4Life Indonesia di Twitter yang membantu masyarakat mencarikan pendonor yang bersedia mendonorkan darahnya secara sukarela. Selain itu, di Instagram terdapat akun Ketimbang Ngemis yang sering mengulas kisah dan memberikan donasi untuk orang-orang yang terus mau berusaha di tengah keterbatasan.

Sedangkan di Youtube, sekarang banyak banget kreator yang kontennya tentang memborong barang dagangan pedagang kaki lima. Kreator-kreator tersebut di antaranya pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven, Edho Zell, dan Hobby Makan. Beberapa contoh di atas ini baru sebagian kecil lho, masih banyak banget konten-konten di media sosial yang terus konsisten nyebarin kebaikan.

Semoga dengan banyaknya kebaikan yang bisa kamu temukan di media sosial, bisa menular juga ke kamu untuk melakukan hal yang sama. Percayalah bahwa sekecil apa pun kebaikan yang kamu lakukan, pasti sangat berarti buat mereka yang dibantu. Ingat nih, semuanya itu bukan tentang nilai, bukan semakin banyak kamu memberi, tapi seberapa tulus saat kamu memberi.