Jadi Milenial Berduit? Ini Caranya!

Spirit of Millennials

Sudah bukan waktunya bilang zaman makin susah. Sebab peluang memiliki uang di era digital sebenarnya terbuka lebar. Kamu hanya tinggal menentukan pilihan dan cara untuk melakukannya. Di satu sisi kamu bisa bekerja, di sisi lain berbisnis. Atau bahkan total berbisnis sekalipun. Secara ngga sadar kesempatan tersebut sebenarnya sudah kamu miliki, baik dari culture generasi yang mendukung maupun peluang yang akan diraih.

Langkah pertama, kenali dirimu. Seberapa besar kapasitas diri dan kemampuan finansial yang kamu miliki. Setelah itu coba hal yang paling diminati dan skill untuk melakukannya. Sebuah penelitian yang dilakukan USA Today melansir fakta yang sangat pragmatis, menyebutkan kalangan milenial hanya mengumpulkan 20 persen lebih sedikit dari yang bisa dihasilkan oleh orangtua mereka saat berada di usia yang sama, sekalipun mengantongi ijazah sarjana.

Dalam artikel TechinAsia.com, mengulas tentang lima masalah yang dilakukan generasi milenial hingga mereka rawan dipecat. Indikatornya adalah: 1. Sulit berkomunikasi dan bekerjasama; 2. Kepercayaan dirinya terlalu tinggi atau terlalu rendah; 3. Suka merusak tradisi kerja saking banyaknya menciptakan hal yang baru; 4. Tidak takut kehilangan pekerjaan; dan 5. Suka berkelakuan buruk dan tidak bertanggung jawab di media sosial.

Jika pekerjaan tetap bukan yang kamu cari, maka berbisnislah. Begitupula jika kamu ingin menjadi jauh lebih berarti dan sanggup memenuhi kebutuhanmu sendiri, jadilah milenial berduit. Caranya?

 

  1. Kembangkan lebih kapasitas kemampuanmu
    Satu keahlian cukup menghidupimu, dua keahlian akan mencukupimu. Lebih dari itu akan membuatmu mumpuni. Jiwa bebasmu akan membuka diri terhadap tantangan yang meningkatkan kemampuanmu. Misalkan saja, kamu ahli menjadi content writer, tetapi juga berkeahlian sebagai content strategy. Jangan batasi bidang keahlianmu, tambahkan untuk manfaat di kemudian hari.
  2. Cari role model dan mentor
    Sibuk dengan pikiran sendiri adalah kebiasaan orang yang ngga punya orientasi. Untuk melihat realitas dan terapannya, segera cari mentor atau role model yang kamu kehendaki sesuai bidang keahlianmu. Originalitas ide didapat setelah kamu berhasil memadukan pengalaman lama yang diwakilkan oleh mentor atau role modelmu dengan pengalaman baru yang diwakilkan oleh dirimu.

  3. Berinvestasilah
    Cukup ngga cukup uang yang kamu hasilkan, usahakan disisihkan untuk investasi. Bentuknya bisa beragam. Paling penting punya manfaat modal dan dapat diputar untuk keperluan usahamu. Namun bentuk investasi yang menjanjikan salah satunya adalah rumah. Nah, bisa nih manfaatin Mandiri KPR Milenial, yang ditujukan bagi kamu yang berusia 25 – 35 tahun. Cara mendapatkan kepemilikan rumah DP 0% dan bunga ringan hanya 6,5 persen dari PT. Bank Mandiri (Persero), cuma harus punya payroll di Bank Mandiri dengan gaji minimal 4 – 5 juta per bulan. Jangka waktu tenor-nya pun bisa mencapai 30 tahun. Menarik!

  4. Meningkatkan pendapatan untuk menabung
    Utamanya berlaku bagi milenial yang bekerja kontrak maupun tetap pada institusi tertentu.
    Ketika penghasilan belum sanggup menutupi kebutuhan sehari-hari, ada dua cara, yakni berprestasi meningkatkan kinerja dan jabatan, atau mencari pendapatan lain di luar pekerjaan utama tanpa harus mengganggu rutinitas utamamu. Dari pendapatan yang meningkat itu, maka konsekuensinya adalah kamu harus mampu menyisihkan pendapatan untuk menabung.

 

Memiliki penghasilan sendiri akan meningkatkan motivasi dan kepercayaan dirimu untuk berbuat lebih baik lagi dan bertanggungjawab. Bangun motivasimu sekarang juga!