Jago Internet? Berani Terjun ke Bisnis Logistik?

Spirit of Millennials

Di era industri 4.0 ini penjual dan pembeli ngga perlu tatap muka lagi, cukup saling percaya. Pertumbuhan e-commerce dan marketplace bisa ngebantu kamu ngedapetin barang yang kamu mau dengan harga bersaing, ngga perlu lagi macet-macetan ke mal cuma buat belanja. 

Nah, ada yang menarik nih di tengah kemajuan teknologi ini. Bisnis logistik ngehits banget di era e-commerce, dan industri mesti sadar kalau dulu layanan jasa cuma dikelola secara offline, sekarang semuanya mesti online.

Bisnis logistik seperti pergudangan, transportasi, pelayaran dan pelabuhan sering kali dilepasin perusahaan dengan skema outsourcing. Karena itu, bisnis ini sekarang makin diminati.

Tapi, Kepala Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Logistik, Supply Chain dan SDM, Nofrisel, bilang ada banyak tantangan utama buat revolusi industri 4.0 yang mesti bisa diatasi pelaku bisnis. 

Yang paling utama, industri mesti paham tren otomatisasi dan teknologi canggih semacam artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT). Katanya, semua itu berpengaruh ke industri, logistik dan supply chain.

Kamu sebagai milenial mungkin ngerasa lebih paham teknologi. Tapi, buat terjun ke bisnis ini perlu pengalaman segudang. Buat yang udah ngga sabar mulai, kamu mesti belajar dulu dan pilih satu dari banyak macam usaha di industri ini.

Selain itu, ada 13 langkah yang harus kamu lakuin sebelum terjun ke usaha ini: Tentuin jenis bisnis yang mau kamu ambil; urus nomor pajak; buat rencana bisnis; rencanain keuangan; buat lisensi bisnis; penuhin persyaratan bisnis; asuransi; peralatan; karyawan; pendanaan dan investasi; nilai keunggulan dan kelemahan kompetitor; kembangin rencana dan strategi bisnis; dan bangun kantor fisik.

Berani masuk ke bisnis ini?