Kabar Gembira Buat Para Gamer

Spirit of Millennials

Pemalas dan ansos a.k.a anti sosial. Kalau kamu masih mengidentikan gamer dengan kedua hal tersebut, coba pikir ulang lagi. Ternyata gemar bermain game online itu tidak selamanya buruk lho. Selama mainnya ingat waktu dan ngga berlebihan, justru malah manfaat yang bakal kamu dapatkan. Percaya ngga?

Melansir Psychology Today pada artikel “Benefits of Play Revealed in Research on Video Gaming” (2018) oleh Peter Gray Ph.D bermain video game dapat memengaruhi kemampuan kognitif. Mereka yang bermain video game secara ekstensif, rata-rata memiliki IQ yang lebih tinggi dan berkinerja lebih baik dibanding dengan non-gamer. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan kreativitas. Sebuah studi oleh Linda Jackson dan para rekannya (2012) di Michigan yang melibatkan lebih dari 400 remaja menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara jumlah waktu bermain video game dan aspek kreativitas yang dinilai berdasarkan Tes Torrance, sebuah tes untuk mengukur kreativitas.

Di sisi lain, bermain video game dapat menempatkan diri pada situasi takut, marah, bahkan frustasi. Maka berdasarkan teori regulasi emosi, ini merupakan kesempatan baik untuk belajar mengatur rasa takut dan amarah sehingga kamu lebih mampu menangani stres dan tekanan di realita. Permainan online pun kini banyak dapat dimainkan secara kooperatif, dengan dua atau lebih pemain bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Lewat sebuah artikel ilmiah, John A. Valez dan para rekannya menunjukkan bahwa permainan kooperatif seperti itu bantu mengarahkan pemain untuk bekerja sama atau membantu orang lain di keseharian.

Bertekad untuk senantiasa hadir bagi negeri, BUMN pun berusaha menjangkau seluruh aspek kehidupan termasuk kegemaran kamu bermain game online. Bersama IndiHome paket gamer, mainkan adrenalinmu dan dapatkan berbagai macam hadiah menarik dari setiap permainan online yang bekerja sama dengan IndiHome.