PLN Gandeng Milenial untuk Terangi Papua

Spirit of Millennials

Biar ngga sepi, televisi sengaja dinyalakan meski sibuk main handphone atau fokus menatap layar komputer and then ketiduran. Sudah bangun pun televisinya tetap dibiarkan menyala dan malah ditinggal ke kamar mandi atau ke dapur. Is this regular scene in your typical day?

Di kota-kota besar, listrik memang bukan fasilitas yang langka. Makanya kita jadi sering terlena alias pakai listrik suka-suka dan jauh dari berhemat. Kita lupa bahwa masih banyak saudara kita yang sulit mendapatkan fasilitas listrik atau bahkan belum tersentuh sama sekali oleh listrik, misalnya di daerah Papua dan Papua Barat.

Untungnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) ngga menyerah dan terus berupaya untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Melalui Ekspedisi Papua Terang, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola listrik ini mengajak ratusan mahasiswa dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Sepuluh November, dan Universitas Cendrawasih untuk melakukan survei ke pedalaman Papua, tepatnya di 415 desa yang kondisinya masih gelap tanpa listrik.

Melibatkan mahasiswa tentunya bukan tanpa alasan. PLN berharap generasi milenial mampu memberikan kontribusi nyata dalam bentuk penerangan bagi masyarakat di daerah terpencil. Survei berlangsung mulai tanggal 26 Juli hingga akhir September 2018 dan selama itu juga mahasiswa mempelajari potensi alam yang bermanfaat bagi ketersediaan listrik di sana.

Selain mahasiswa, PLN juga menggandeng TNI AD dan LAPAN dalam Ekspedisi Papua Terang. Melalui program pengabdian masyarakat ini, pemerintah pun berharap pada akhir tahun 2019 nanti desa-desa tersebut sudah dapat menikmati fasilitas listrik.

Ekspedisi Papua Terang bisa jadi reminder nih buat kita untuk berhemat dan menggunakan listrik dengan bijak. Ingat, saudara kita yang ada di Papua masih berjuang lho biar ngga gelap-gelapan terus menerus.