Presiden Jokowi Bareng Milenial BUMN Sambungkan Listrik Gratis di Bogor

Spirit of Millennials

Di era globalisasi kayak sekarang, listrik jadi kebutuhan yang penting banget untuk seluruh manusia. Hampir semua aktivitas yang kamu lakukan setiap harinya membutuhkan energi listrik, mulai dari nge-charge smartphone, nonton serial drama favorit di TV, hingga ngerjain tugas kantor di laptop. Kebayang kan kalau kamu belum punya listrik di rumah? Bisa mati gaya, ngga bisa melakukan aktivitas, kurang produktif, dan secara ngga langsung bakal berpengaruh sama kegiatan ekonomi kamu, lho.

Menyadari akan pentingnya listrik ini, puluhan milenial dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Desember lalu, berkesempatan mengikuti kunjungan kerja Presiden Joko Widodo untuk meninjau realisasi program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri: Sambung Listrik Gratis Bagi Keluarga Tidak Mampu’ di Kelurahan Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor.

Aktivitas bersama milenial ini diawali dengan bersepeda dari Istana Kepresidenan Bogor. Sepanjang perjalanan menuju lokasi acara, Pak Jokowi beserta Menteri BUMN Rini Soemarno, dan jajaran Direktur Utama berbagai perusahaan BUMN menyapa warga Bogor yang sedang berolahraga pagi di area car free day (CFD).

Sesampainya menuju rumah warga, Pak Jokowi ditemani teman-teman milenial BUMN, secara simbolis membagikan sertifikat sambungan listrik gratis dan mengaktifkan aliran listrik ke rumah warga dengan menekan tombol miniature circuit breaker (MCB).

Bukan hanya menyambungkan listrik, di sana juga Pak Jokowi dan Bu Rini melakukan dialog dengan nasabah dan account officer Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). PNM bersinergi dengan BRI menyalurkan juga bantuan usaha berupa gerobak dagang, etalase, lemari, cooler box, dan sepeda, dengan total keseluruhan bantuan sejumlah 150 unit.

Sebagai informasi tambahan untuk kamu. Per akhir November 2018 ini, sinergi antar BUMN telah berhasil menyediakan sambungan listrik gratis bagi sekitar 60.798 rumah tangga tidak mampu di Jawa Barat. Targetnya, hingga akhir tahun ini, jumlah keluarga yang rumahnya tersambung listrik bakal mencapai 100 ribu. Kita doain agar cepat tercapai, yuk! Sehingga makin banyak warga yang sepenuhnya bisa menikmati listrik resmi dari PLN, sekaligus bisa menopang kegiatan ekonomi dan kualitas hidup rumah tangganya.