Rail Clinic & Library layani warga Sukabumi

Spirit of Millennials

Ada bermacam penyebab, mengapa orang nggak pergi ke fasilitas kesehatan meski tahu kalau ia sedang sakit atau ada anggota keluarganya yang sakit. Tapi, alasan paling sering sih nggak bakal jauh-jauh dari keterbatasan biaya untuk berobat.

Hal tersebut akhirnya melatarbelakangi PT KAI untuk mengoperasikan Rail Clinic sebagai bentuk bakti sosial sekaligus wujud pelayanan mereka bagi masyarakat yang memanfaatkan kereta api untuk menembus daerah yang sulit dilalui kendaraan bermotor. 

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan Puskemas Cisaat, PT KAI Daop I mengadakan program Rail Clinic di Stasiun Cisaat, Sukabumi. Program pengobatan gratis ini ditujukan bagi para warga yang bertempat tinggal di sekitar stasiun KA kelas II dan kelas III. Sejak tahun 2015, bakti sosial lewat Rail Clinic sudah berjalan keempat kalinya dan kali ini dipusatkan di Sukabumi.

Rail Clinic memfasilitasi layanan kesehatan tingkat pertama, seperti pemeriksaan umum, gigi, kehamilan, laboratorium, serta pelayanan kefarmasian. Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 26 personil tim kesehatan yang terdiri dari 4 dokter umum, 2 dokter gigi, 2 bidan, 2 ahli mata, 2 tenaga laboratorium, serta 14 personil perawat dan apoteker. Ruang praktiknya pun menggunakan 4 rangkaian kereta penumpang. 

Lewat program Rail Clinic, PT KAI pun membagikan kacamata untuk 53 siswa SDN Mangkalaya, Sawah Lega, dan Selawi. Selain berbagi pengetahuan tentang dampak penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kesehatan mata dan kejiwaan anak, pengarahan atau sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop I Jakarta, khususnya sepanjang lintasan Bogor – Sukabumi pun dilakukan. 

Untuk ibu hamil, tersedia 40 paket gizi berupa susu hamil dan vitamin, serta paket sembako bagi warga yang menggunakan fasilitas Rail Clinic. Melalui bakti sosial ini, PT KAI berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, serta menambah pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya menjaga keselamatan saat melakukan perjalanan dengan kereta api.

Lalu, apa lagi yang menarik dari program Rail Clinic ini? Ternyata dalam gerbongnya terdapat fasilitas library lho, alias perpustakaan yang bisa dimanfaatkan oleh para pelajar. Jadi bersamaan Rail Clinic, Rail Library pun digelar untuk meningkatkan minat baca bagi warga setempat.