Respons Cepat BUMN Untuk Pemulihan Palu Pascagempa dan Tsunami

Spirit of Millennials

Usai gempa bermagnitudo 7,4 SR dan tsunami yang menimpa Palu dan sekitarnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan aksi cepat tanggap untuk membantu pemulihan. Bantuan dari BUMN saat ini terfokus pada pemulihan akses komunikasi, pasokan minyak, ketersediaan listrik, dan perbankan.

 

Telkom
Layanan telekomunikasi milik PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk di wilayah Palu, Donggala, dan sekitarnya mulai berangsur pulih. Layanan telepon dan SMS sudah bisa digunakan kembali di beberapa titik strategis. Melalui anak perusahaan Telkomsat, TelkomGroup juga mengaktifkan sistem komunikasi satelit dan memberangkatkan Satellite News Gathering (SNG) dari Makassar. Selain itu, untuk tetap terhubung dengan keluarga dan sahabat, Telkom memberikan internet gratis untuk masyarakat Palu dan sekitarnya dengan memakai nama SSID “TelkomPeduli”. Telkom akan terus berupaya maksimal melakukan pemulihan pelayanan telekomunikasi untuk memudahkan koordinasi pemerintah dan petugas lapangan dalam evakuasi korban bencana.

Pertamina
Untuk mengoperasikan kembali pembangkit listrik, Pertamina mengoptimalkan pasokan kepada PLN. Selain itu, prioritas pasokan selanjutnya diberikan kepada TNI dan Polri untuk mendukung operasional armada dalam penanganan bencana. Pertamina juga berupaya untuk mengamankan pasokan BBM dan elpiji untuk masyarakat, rumah sakit, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

 

PLN
Dua gardu induk (GI) yaitu GI Pamonda dan GI Poso dapat dioperasikan kembali oleh PLN. Untuk membantu perbaikan infrastruktur kelistrikan pascagempa, PLN juga menerjunkan sekitar 216 personil gabungan dari wilayah Sulawesi Tengah, Utara, Selatan, Tenggara, dan Barat. Sebagai solusi sementara, PLN menyediakan 8 genset yang akan disebar di posko-posko yang telah dibangun di Palu dan Donggala.

 

Selain dari tiga nama perusahaan di atas, perusahaan BUMN lainnya yang terus berupaya untuk pemulihan Palu, di antaranya: Bank Mandiri, BRI, BNI, Airnav Indonesia, Pelni, Jasa Raharja, Bhanda Gara Reksa, dan akan terus bertambah, dan seluruh instansi BUMN untuk terus gerak aktif agar situasi di Palu dan Donggala segera pulih kembali.