Saatnya Milenial Selamatkan Bumi!

Spirit of Millennials

Sadar ngga kalau kita rata-rata menghasilkan sampah sebanyak 800 gram setiap harinya? Berarti dalam setahun, kita menyumbang sampah seberat 292 kilogram. Ruar biyasa! Perhitungan itu baru untuk satu orang. Bayangkan berapa banyak sampah yang dihasilkan keseluruhan manusia di bumi setiap tahunnya? Ngeri kan? Makanya penting banget buat kita melakukan pengelolaan sampah di rumah untuk menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan.

Bukan hanya bisa meminimalkan efek merugikan terhadap lingkungan – termasuk mengubahnya menjadi bahan yang ngga membahayakan lingkungan sekitar – pengelolaan sampah juga dapat membuat sampah mempunyai nilai ekonomi yang lebih (kalau produk olahan sampah dijual, lumayan juga lho buat nambah uang jajan).

Mulai dari hal kecil dulu aja yuk. Misalnya memisahkan sampah organik dan non-organik pada tempatnya. Kemudian cari tahu cara yang baik dalam mengelola sampah organik dan non-organik. Budayakan juga gaya hidup Reduce, Reuse and Recycle. Supaya Bumi ngga penuh dengan sampah plastik, lakukan diet sampah plastik.

FYI nih gengs, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Semarang yakni PT. Kawasan Industri Wijayakusuma, turut memfasilitasi program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang didalamnya diajarkan cara pengelolaan limbah. Para peserta SMN diajarkan mekanisme pengolahan limbah dari pabrik-pabrik di kawasan tersebut secara tersentral, efisien dan ramah lingkungan. Ngga hanya itu, mereka juga diberikan edukasi tentang bahaya sampah dan cara mengolah sampah di sekitar mereka. Menarik banget!

Nah, sebagai generasi milenial, apakah kamu sudah mulai melakukan pengelolaan sampah di rumah demi planet kita tercinta? Jangan lupa hal yang paling mendasar yang harus selalu dilakukan, yaitu selalu membuang sampah pada tempatnya, guys!