Teropong Astronomi untuk Deteksi Kanker? Emang Bisa?

Spirit of Millennials

Biasanya sih teleskop bintang itu dipakai kalau kita mau liat benda langit di Planetarium & Observatorium, Taman Ismail Marzuki. Tapi ternyata kemajuan teknologi bikin manfaat teleskop bintang bukan hanya untuk meneliti astronomi tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi penyakit kanker. Gokil! 

Nah, tapi jangan dibayangin plek ketiplek teleskop bintang yang segede gaban itu digunakan untuk mendeteksi penyakit kanker. Jadi gini guys, teknologi pencarian bintang yang biasanya ada di observatorium itu diolah untuk mendeteksi penyakit kanker, dan nanti wujudnya berbentuk mesin rontgen portabel.

Sayangnya sampai sekarang, Badan Antariksa Inggris masih menjadi satu-satunya negara yang melakukan riset terkait hal ini. Dan juga merupakan salah satu proyek terbesar yang didanai oleh organisasi tersebut, yaitu dengan menyiapkan dana sebesar Rp. 18 miliar. Padahal, terobosan ini mampu membantu dokter mengetahui lokasi kanker lebih detail dan cepat.

Direktur dari klinik nasional NHS Inggris, Tony Young, pun mengungkapkan bahwa implementasi teknologi pencarian bintang pada bidang kesehatan tersebut adalah inovasi terbaru yang akan sangat membantu para dokter mendeteksi lebih cepat, serta mempersiapkan rencana jangka panjang terkait keberadaan kanker dan lokasi tumbuhnya tumor yang diderita oleh seseorang.

Kebayangkan, keberadaan teknologi ini dapat membantu hingga setengah juta populasi manusia di dunia untuk mendapatkan perawatan yang lebih efektif dan efisien atas penyakit kanker yang dideritanya, tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang.

Wah, semoga manfaat teknologi ini cepat tersebar dan digunakan di industri kesehatan kita juga, ya.