Tim Jajan Vs. Tim Bawa Bekal

Spirit of Millennials

Dari zaman sekolah sampai sekarang udah ngantor juga, ya tetap aja bakal ketemu sama mereka yang doyan jajan sama mereka yang selalu bawa tempat makan. Kamu sendiri termasuk yang mana nih, tim jajan atau tim bawa bekal? Intip ciri-ciri dari keduanya, yuk!

 

Tim Jajan

  1. Hampir nggak pernah bosan kalau bicara soal makanan. Soalnya tiap hari gonta-ganti terus menu dan vendornya buat makan pagi sampai malam. 
  2. Update banget soal makanan dan minuman kekinian. Mulai dari kopi susu pakai cheese cream sampai martabak pakai mozarella, kayaknya udah nyobain semuanya nih.
  3. Suka nggak sadar kalau boros. Pengeluaran banyak tapi kok hasilnya cuma burger, cilok, sama tahu krispi aja ya.
  4. Sering dimintain review makanan atau rekomendasi resto sama teman. Berasa food expert ya kan. 
  5. Habis jajan banyak tiba-tiba suka nyesel sendiri. Kelar makan baru panik takut gendut atau takut kolesterol.

 

Tim Bekal

  1. Jarang banget galau bakal makan siang atau makan malam apa. Pas jam makan tiba, ya tinggal keluarin tempat makan terus makan deh.
  2. Nggak terlalu worry sama tanggal tua. Kebiasaan bawa bekal ternyata bikin hemat ya.
  3. Kudet alias kurang update sama jajanan hits. Bawa bakal terus, jadi kurang eksplorasi sama jajanan di luar sana.
  4. Badan berasa lebih sehat. Soalnya kebersihan lebih terjamin, terus porsi dan kebutuhan nutrisi juga bisa kamu atur sendiri.
  5. Gampang bosan, karena variasi makanan bakal itu-itu aja. Apalagi kalau bekal disiapkan sendiri atau selalu diolah oleh tangan yang sama.

 

Berdasarkan ciri-cirinya memang nggak ada yang lebih baik atau yang lebih buruk dari yang lainnya. Mau tim jajan maupun tim bekal, keduanya punya plus dan minusnya masing-masing. But at least, bisa jadi bahan pertimbangan kamu nih mau bergabung di tim yang mana. Hehehe..