Tokoh Dunia Islam yang Membentuk Teknologi Dunia

Spirit of Millennials

Teknologi yang berkembang saat ini berasal dari sebuah cara sederhana namun berdampak besar. Meskipun kelihatan sederhana, pada masanya justru ngga sesederhana itu. Bahkan penemunya dianggap aneh oleh masyarakat yang sebetulnya akan mendapatkan manfaat dari penemuan tersebut. FYI aja nih guys, ada beberapa ilmuwan muslim yang juga berkontribusi menghasilkan penemuan dasar dan terpakai teorinya hingga saat ini.

 

1.Ibnu Al-Haitham
Gegara melihat unta terbalik dari lubang tenda yang basah oleh air embun hingga membentuk seperti kaca cembung, Ibnu Al-Haitham menemukan cara kerja teknologi optik yang diaplikasikan kemudian pada kamera. Roger Bacon dan Kepler menyempurnakan penemuan itu dengan membuat mikroskop dan teleskop.

2. Abbas Bin Firnas
Keinginan manusia untuk terbang sudah menggelayuti lama di benak tiap orang. Penemuan demi penemuan dilakukan agar dapat merasakan melayang. Abbas Bin Firnas adalah orang pertama di dunia yang membuat konstruksi alat yang bisa terbang di abad ke-9, di Cordoba, Spanyol.

3. Al Battani
Perhitungan peredaran bumi terhadap matahari berlangsung satu tahun lamanya hingga ke titik kembali. Astronom muslim bernama Al Battani punya penghitungan detail terkait masa edar bumi tersebut. Ia menyebut total satu tahun tersebut adalah 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Selain ahli astronomi, ia ahli trigonometri.

4. Al-Khawarizmi
Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi adalah seorang ahli di bidang matematika, astronomi, dan geografi asal Iran. Peninggalan ilmu pengetahuan yang masih digunakan hingga kini adalah aljabar.

5. Anousheh Ansari
Anousheh Ansari adalah insinyur asal Iran-Amerika, menjabat sebagai co-founder dan CEO Telecom Technologies. Sebagai perempuan muslim, ialah yang pertamakali terbang ke luar angkasa dengan dana sendiri.

6. Al-Khawarizmi
Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi adalah seorang ahli di bidang matematika, astronomi, dan geografi asal Iran. Peninggalan ilmu pengetahuan yang masih digunakan hingga kini adalah aljabar.

 

Daripada ngabuburit dipakai buat julid, mendingan dipakai untuk menambah wawasan pengetahuan tentang sejarah Islam. Puasa lancar, dapat pahalanya besar!