Waskita Bentengi Laut Di Singapura

Spirit of Millennials

November tahun ini, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menandatangani kerjasama untuk suplai proyek pengamanan pantai di Pulau Tuas, Singapura. Kerjasama ini dilakukan dengan Semut Tama Langgeng PTE Ltd untuk merealisasikan proyek yang dimiliki Temasek. Nilai kontraknya Rp217,5 miliar.

WSBP dipilih karena punya produk spek tetrapod yang akan digunakan untuk membentengi daratan Pulau Tuas. Seperti yang dilansir dari kompas.com (11/19), Agus Wantoro selaku Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk berpendapat bahwa melalui produk tetrapod ini, mereka akan melakukan ekspansi ke luar negeri.

Target pembangunan proyeknya direncanakan selesai awal tahun 2020. WSBP juga berencana akan menargetkan proyek pengamanan pantai di seluruh Indonesia.

Produk Siap Global
Harga yang kompetitif, produk berkualitas tinggi, mengedepankan keunggulan perusahaan, dan on time delivery adalah rumusan bisnis yang diterapkan WSBP. Hal tersebut dilontarkan oleh Direktur Utama WSBP Jarot Subana berdasarkan lansiran dari laman Liputan 6 (10/19).

Inovasi-inovasi yang dilakukan WSBP untuk menghasilkan produk unggulan, telah digunakan bahkan dipercaya karena keandalannya. Contohnya adalah Spun Pile berdiameter 1.200 mm dengan panjang 50 meter, tiang listrik beton, RC Pipe dengan diameter sampai 2 meter, SprigWP atau Sistem Perkerasan Rigid Pavement, serta bantalan rel kereta api tipe gauge 1.067 dan 1.435.

Untuk produk Spun Pile, merupakan yang terpanjang dan diameter terbesar di Asia tenggara. Produk ini akan dipasarkan dalam dan luar negeri, disuplai untuk proyek-proyek kilang minyak lepas pantai dan pengaman pantai. Pabrik pembuatan Spun Pile berada di Plant Bojonegoro.

Kemudian, tiang listrik beton buatan WSBP punya fungsi untuk penyangga konduktor listrik dan komponen-komponen lainnya dan sudah distandarisasi. Tipenya ada dua, yaitu Tiang Beton Pratekan Tipe SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) 12/200 dan 190mm, juga Tiang Beton Pratekan Tipe SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) 9/350 dan 190mm. Kedua produk tersebut sudah bersertifikat dan sudah teruji secara mutu dan teknis.

Selanjutnya Untuk SprigWP, dibuat untuk kebutuhan pembangunan jalan raya. SprigWp sendiri sudah diuji coba di jalanan Kota Surabaya. Kemudahan pengaplikasiannya pun menjadi keunggulannya, serta untuk durabilitas, lebih tinggi dibanding aspal dengan pemeliharaannya yang relatif mudah.

Inovasi lainnya berupa Produk Bantalan Rel Kereta tipe 1067 mm dan 1435 mm, WSBP menyasar proyek-proyek di Pulau Jawa dan Sumatra, serta pengembangan jaringan kereta api di Sulawesi dan Kalimantan. Untuk Bantalan Jalan Rel Kereta tipe 1067 sudah tersertifikasi dan tipe 1435 saat ini masih dalam proses sertifikasi.

Tak ketinggalan, meski masih dalam proses sertifikasi, RC Pipe berdiameter di atas 2 meter difungsikan sebagai saluran air/drainase. Selain untuk Proyek Sewerage Sulawesi, Sumatra, dan Jabodetabek. WSBP juga membidik proyek Pembangkit Listrik di Jawa dan Bali serta untuk mendukung proyek-proyek Jalan Tol di Indonesia.