Wow, PLN Siapkan 13 Stasiun Penyedia Listrik Umum Di Sumut

Spirit of Millennials

Mobil listrik bakal wara-wiri di Indonesia? Masalah lingkungan yang disebabkan oleh kendaraan bermotor membuat keberadaan mobil listrik dipertimbangkan menjadi satu solusi yang tepat untuk mengurangi pencemaran udara di jalan raya dan sekitarnya.

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia diprediksi bakal berkembang lebih besar dalam beberapa waktu ke depan. Hal tersebut didukung dengan telah ditandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan oleh Presiden Joko Widodo. 

Sebagai perusahaan listrik milik negara, PT PLN (Persero) tentu saja mendukung Perpres tentang kendaraan listrik tersebut. Nah, salah satu bentuknya adalah PLN memperkenalkan SPLU atau stasiun pengisian listrik umum dan SPKLU atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Expo (GIASS) di Medan, Sumatera Utara,

Menurut Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara Rudi Arton dalam keterangan persnya seperti yang dilansir dari laman Liputan 6 (24/10), agar sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo, yakni mengisi 20% dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia dengan kendaraan LCEV termasuk kendaraan listrik (Low Cost Emission Vehicle), PLN pun berkomitmen menyediakan SPLU dan SPKLU. Di Kota Medan telah tersedia empat unit SPLU dan di Sumatra Utara telah tersedia 133 SPLU di berbagai kota. 

Tak hanya sekadar mengisi booth, PLN UIW Sumatra Utara juga mempresentasikan sejumlah program di GIIAS Medan tahun ini. Tepatnya menjelaskan produk unggulan dari Divisi Bisnis dan Pelayanan Pelanggan, yakni program pelayanan pelanggan prioritas untuk 2.400 pelanggan premium di Sumatra Utara.

Menurut Rudi, ketika terjadi gangguan pemadaman listrik, pelanggan premium akan menjadi pelanggan paling terakhir yang mengalami gangguan tersebut. Bahkan tidak mengalami mati listrik sama sekali. Pelanggan premium tersebut akan datang dari pelanggan bisnis-industri dan rumahan. 

Kembali ke mobil listrik. Melihat transportasi bermotor listrik wara-wiri di Indonesia mungkin akan menjadi proses yang super panjang. Entah kapan, cita-cita yang satu ini bakal benar-benar terwujud.

Meskipun begitu, bukan berarti perjalanan mewujudkan kendaraan bermotor listrik di Indonesia nggak ada titik terangnya sama sekali. Jadi, baiknya kita dukung terus saja program pemerintah yang mengupayakan kendaraan ramah lingkungan bagi negeri tercinta ini.