Yuk, Bisnis One Day Traveling!

Yuk, Bisnis One Day Traveling!

Spirit of Millennials

Traveling rupanya telah menjadi bagian dari gaya hidup para milenial, termasuk kamu ngga sih? Tapi, para milenial saat ini sebenarnya sedang berada di usia produktif bekerja. Jadi meski mereka suka banget jalan-jalan, sayangnya ngga semudah itu, Ferguso. Kadang bukan masalah biayanya, karena uang bisa banget dicari dan ditabung. Melainkan waktunya. Lagi aktif-aktifnya gini terus deadline juga udah berjejer aja, yakin bisa ambil cuti panjang?

Makanya, liburan singkat semacam one day trip atau weekend getaway bakal menarik banget di mata milenial. Soalnya tetep bisa bervakansi tanpa perlu cuti lama-lama atau malah ngga perlu cuti sama sekali. Gimana, bisa banget nih kamu jadiin peluang bisnis. Mantap!

Kamu bisa kok memanfaatkan peluang membuat wisata satu hari. Destinasinya antara lain Cirebon, Bandung, Pekalongan, Semarang, Ambarawa, Jogja, dan Malang. Apalagi infrastruktur jalan tol terus dibangun dan diperbarui. Transportasi darat pun ngga cuma beragam tapi terus ditingkatkan kualitas, keamanan, dan kenyamanannya. Mulai dari kendaraan pribadi, bus, hingga kereta api.

Karena hanya satu sampai dua hari, destinasi-destinasinya tentunya harus menarik. Tapi, kira-kira apa ya indikatornya? Coba pilih destinasi yang bersejarah, instagramable, atau menawarkan petualangan kuliner yang memanjakan lidah.

Misalnya kalau one day trip ke di Ambarawa, kamu bisa mengajak wisatawan ke Museum Kereta Api Ambarawa untuk mempelajari sejarah kereta api sekaligus merasakan sensasi berbeda dengan naik kereta yang ditarik oleh lokomotif uap. Lalu, lanjut foto-foto di candi Gedong Songo dan menikmati sunset di Umbul Sidomukti.

Hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam membangun bisnis ini adalah pembuatan itinerary yang menarik dan punya kemampuan untuk bekerja sama dengan baik, terutama dengan pengelola wisata, penyedia moda transportasi, dan orang lokal yang nantinya bisa kamu pekerjakan sebagai tour guide

Selanjutnya, penentuan kuota peserta dan tarif perjalanan. Mahal atau murahnya tarif perjalananmu itu sebenarnya relatif. Tapi kalau kamu ingin mematok harga cukup tinggi, pastikan kamu menawarkan perjalanan dan pengalaman traveling yang worth it. Misalnya, harga sudah termasuk tiket wisata, transportasi ber-AC, makan tiga kali, akomodasi, tour guide, asuransi, dan dokumentasi. 

Supaya banyak orang yang aware terhadap bisnis yang kamu jalani ini, jangan lupa memanfaatkan media sosial untuk mempublikasikannya. Makin bagus lagi kalau kamu menawarkan banyak promo di awal perjalanan bisnis untuk menarik perhatian calon-calon pelanggan tetap.  

Mumpung kita hidup di negeri yang indah dan sudah banyak infrastruktur yang dibangun pun diperbarui, maka gunakan kesempatan ini untuk mengeksplorasi keunikan tanah air sambil menggeluti bisnis pariwisata.

Berani?